Postingan

Sadha

Orang datang silih berganti menggoreskan luka yang berbeda Ada yang membawa udara hangat sepanjang musim Ada yang membawa badai dasyat dalam perjalanannya Dan ada yang menghadirkan musim semi walau hanya sesaat  Di antara banyaknya burung beterbangan di langit yang jingga Hujan, gerimis penumbuh aksa yang rinainya membasahi lekukan bumi Namamu akan ada dalam memori  All the crazy things that you've made for me  All the emptiness slowly disappears  But, sometimes it's coming again Makes me doubt  Then you come to make me believe  That you have to know your feelings  Until it faded  Then the fear is coming up Breaking all the puzzle that we've made Creating the tear over us Hating, forgetting, missing, all in one In the end of the story, we're just a youth man who looking for better feelings all day

Seperlima Abad

  Hai, tulisan ini dibuat oleh diriku, untuk diriku. Menginjakkan kaki di bumi nan indah ini, banyak sekali perasaan yang singgah ya? Dua puluh tahun hidup mengarungi rollercoaster nyata yang kamu sendiri tidak bisa memilih akan dihadapkan oleh tantangan yang selanjutnya menghadang di depan mata. Bahagia. Lahir di antara keluarga hangat nan penuh kasih sayang Dikelilingi teman, saudara, sahabat, dan yang lain dengan penuh canda tawa Mengejar harapan, memenuhi target, bersyukur Sedih. Gagal, penolakan, merasa tidak dihargai, patah hati Kehilangan arah, merasa kosong, dijauhi Ditinggalkan, tak punya tempat tuk bercerita, tetap bersyukur Marah Oleh hal-hal yang mengganggu prinsip dan visi misi hidup Dibohongi, dikecewakan, tetap bersyukur Tiga perasaan besar di atas merupakan contoh warna yang kan selalu ada tuk menorehkan memori pada kanvas kehidupan kita. Banyak hal yang aku pelajari, aku renungi akhir-akhir ini. Bahwa, sejatinya kita akan selalu dihad...

Four Years and Still Counting

  Tulisan ini ditujukkan sebagai appreciation post untuk diriku yang sudah berusaha bertahan selama empat tahun ke belakang. Ah, tidak terasa ya. Sudah empat tahun saja aku mendirikan blog ini. Jadi terharu, masih bisa bertahan dengan berbagai pergejolakkan hati yang ada pada masa itu. Empat tahun berada di lingkup tulis menulis bagiku bukan merupakan hal yang mudah. Sempat berada di titik jenuh dan enggan menulis lagi karena beberapa hal memang ingin dinikmati sendiri tanpa perlu diketahui oleh orang lain. Ternyata aku salah. Jika aku berhenti menulis, maka aku akan kehilangan kesempatan untuk mengenang beberapa hal yang memang memorable. Aku sadar, kapasitas otak manusia apalagi kalau masalah ingatan memanglah terbatas. Maka dari itu, aku tidak ingin kehilangan momen-momen berharga yang pernah singgah di dalam hidupku ini. Aku sempat berpikir sejenak, kalau aku sudah tiada setidaknya ada kenangan berupa tulisan-tulisan yang dapat mereka buka untuk mengobati rasa rindu terh...

Harapan

  Sebagai insan manusia, pasti kita memiliki banyak harapan yang diharapkan akan terjadi. Namun, seringkali kita lupa bahwa kalau kita berharap, kita harus bersiap untuk menerima kegagalan dalam menggapai harapan tersebut. Apalagi, berharap pada manusia, tidak akan ada habisnya. Harapan yang tidak disertai usaha juga akan selamanya menjadi harapan. Harapan layaknya angan yang ada di genggaman tangan. Ia ada, tetapi ia tidak terlihat. Apa yang menjadi harapan memang terkadang terjadi tidak sesuai ekspektasi, dari hal itulah kita perlu berteman dengan rasa ikhlas. Monokromatisme kehidupan agaknya kita sadari betul setelah menginjak usia dewasa. Kita lebih paham akan makna-makna hidup yang terjadi pada kita, dan itu memang yang seharusnya kita renungi sebagai manusia yang berakal. Apa yang membuat kita bangkit, apa yang membuat kita jatuh, di antaranya adalah harapan. Harapan membuat kita bangkit karena kita tahu apa yang harus kita kejar, apa yang harus kita raih. Harapan pul...

Pemberian Apresiasi, Seberapa Penting?

  Dikutip dari artikel Memahami Makna, Fungsi, Manfaat dan Tujuan Apresiasi yang ditulis oleh Kezia Prasetya Chistvidya pada 14 Agustus 2020, kata apresiasi berasal dari bahasa latin, yaitu apreciatio yang artinya menghargai. Sedangkan secara terminologi, arti kata apreasiasi adalah proses penilaian atau penghargaan positif yang dilakukan oleh seseorang terhadap sesuatu. Sebagai insan manusia, pada tiap tahapan kehidupan pasti kita pernah diberikan yang namanya ujian. Baik itu ujian sekolah, ujian masuk perguruan tinggi, ujian hidup, dan lain sebagainya. Di antara berbagai ujian itu, kita pasti melakukan yang namanya usaha. Usaha untuk mencapai suatu target agar ujian kita mendapat hasil yang memuaskan. Usaha yang dilakukan untuk mencapai target tersebut pasti tidaklah mudah. Kita perlu mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, materi, bahkan cucuran air mata. Berada di titik jenuh, emosi, sedih, frustrasi, pesimis, pasti sudah satu paket dengan yang namanya perjuangan. Dalam perjua...

Kenapa Menulis?

  Orang-orang mungkin bertanya, apasih enaknya menulis? Bukankah itu merupakan kegiatan yang membosankan? Oke, aku akan jawab sesuai dengan pengalaman yang aku punya. Awal mula dunia tulis menulis ini dimulai ketika aku masih kecil. Seingatku aku masih duduk di bangku sekolah dasar. Orang tuaku dengan berbaik hati memfasilitasi anaknya alat-alat yang menunjang di bidang pendidikan. Mulai dari alat menggambar hingga jurnal album yang berisi kumpulan dari gambar yang telah anaknya buat. Pada waktu itu, aku yang notabennya masih kecil suka meniru apa yang kakak aku lakukan. Sebenarnya aku agak sedikit “ jealous ” karena dia mempunyai suatu buku catatan atau “diary book”. Aku masih ingat sekali, warnanya biru bergambar Angry Birds kokoh yang bisa dikunci menggunakan kunci gembok kecil. Namanya juga anak kecil, pasti ingin memiliki benda-benda lucu seperti itu, terlebih benda itu dapat dijaga kerahasiannya. Aku sebenarnya lupa, pernah dibelikan buku diary atau tidak. Aku hanya men...

Kereta

Gambar
  Tiga jam perjalanan lintas provinsi di bulan April menjadi awal dari perbincangan kita. Sepanjang perjalanan aku bercerita banyak hal tentang apa yang sudah terlewat, yang sekarang, dan angan yang kuimpikan. Aku tahu, kamu sebenarnya mengantuk karena perjalanan panjang yang terjadi di siang hari yang merupakan waktu untuk beristirahat sejenak. Akan tetapi, kamu lebih memilih mendengarkan ocehanku yang sedari tadi tidak ada hentinya. Aku masih mengingat beberapa percakapan kita, beberapa yang masih membekas adalah bagaimana kamu memiliki sebuah ’mindset’ yang membuatku terkagum. Sejenak aku berfikir, dunia ini masih terlalu luas untuk mengenal orang baru dengan pemikiran yang lebih beragam, dan aku hanya baru menjelajahi 0,0 sekian persen dari populasi di dunia dan salah satunya kamu. Aku bahagia selalu dipertemukan dengan orang-orang hebat dari berbagai latar belakang yang membuatku tak hentinya mengucap syukur. Setidaknya, orang tersebut mengenal aku dan mengetahui bahwa aku ...